Pengumuman Pemenang Lomba Cerpen Tempo Doeloe

December 7th, 2009

Arsitektur Indis sebagai media klipping online untuk pertama kalinya menyelenggarakan lomba penulisan cerita pendek yang mengambil latar belakang tempo doeloe. Tujuannya untuk menampung aspirasi masyarakat melalui media tulisan dan ikut mempopulerkan kawasan serta kebiasaan tempo doeloe. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Indonesia semakin mengenal dan mencintai budaya bangsanya sendiri.

Sejak dibuka dari 20 Juni 2009, penitia menerima cukup banyak karya cerpen dari berbagai penjuru tanah air, bahkan salah satu kontributor berasal dari luar negeri. Proses penjurian sempat mengalami kendala sehubungan dengan kepergian Ibu Tanti Johana (alm), namun seluruh juri sepakat untuk melanjutkan hingga tuntas niat baik yang dimulai oleh almarhumah.

Seluruh juri berhasil menuntaskan penilaian naskah cerpen pada tanggal 4 Desember 2009, dan rapat dewan juri memutuskan pemenang lomba sebagai berikut:

  • Juara 1 dengan judul: Bercengkerama Senja di Stasiun Bantul (skor: 341)
    Siska Yuniati dari Bantul-Yogyakarta
  • Juara 2 dengan judul: Nuri dan Gulungan Naskah Kuno (skor: 340)
    Lina Nurfalah dari Kebayoran Lama-Jakarta Selatan
  • Juara 3 dengan judul: Braga 2009 (skor: 337)
    Haryanto dari Bandung,

Masing-masing juara akan dihubungi lebih lanjut untuk pengiriman hadiah.

Rincian Hadiah
Juara I berhak memperoleh uang sebesar Rp. 750.000, sertifikat dan souvenir.
Juara II berhak memperoleh uang sebesar Rp. 500.000, sertifikat dan souvenir.
Juara III berhak memperoleh uang sebesar Rp. 250.000, sertifikat dan souvenir.

Masing-masing pemenang berhak mendapatkan:
1 Novel Elle Elanor, karangan Zev Zanzad.
1 Buku Ministry of Finance Building, The White House of Weltevreden – karangan Pusat Dokumentasi Arsitektur.

Novel Elle Elanor yang dibagikan kepada pemenang telah dilengkapi dengan tandatangan penulisnya.
30 Pengirim naskah pertama mendapatkan souvenir menarik dari Arsitektur Indis dan pin Komunitas Historia Indonesia (KHI).

Panitia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan lomba ini terdapat kekurangan. Semoga kegiatan ini memberi manfaat dan pengalaman berharga untuk kita semua.

Ucapan terima kasih kepada para juri yang sukarela berkenan membantu kelancaran lomba ini, serta kepada para pihak pendukung acara ini: Komunitas Historia Indonesia (www.facebook.com/komunitashistoria) dan Pusat Dokumentasi Arsitektur (www.pda-id.org)


Lomba Menulis Cerita Pendek Tempo Doeloe

June 14th, 2009

Arsitektur Indis sebagai media klipping online untuk pertama kalinya menyelenggarakan lomba penulisan cerita pendek yang mengambil latar belakang tempo doeloe. Tujuannya untuk menampung aspirasi masyarakat melalui media tulisan dan ikut mempopulerkan kawasan serta kebiasaan tempo doeloe. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Indonesia semakin mengenal dan mencintai budaya bangsanya sendiri.

Tahapan Lomba
Periode pengiriman naskah: 20 Juni 2009 – 15 Oktober 2009
Periode penilaian naskah: 16 Oktober 2009 – 15 November 2009
Pengumuman pemenang: 1 Desember 2009

Rincian Hadiah
Juara I berhak memperoleh uang sebesar Rp. 750.000, sertifikat dan souvenir.
Juara II berhak memperoleh uang sebesar Rp. 500.000, sertifikat dan souvenir.
Juara III berhak memperoleh uang sebesar Rp. 250.000, sertifikat dan souvenir.

Masing-masing pemenang berhak mendapatkan:
1 Novel Elle Elanor, karangan Zev Zanzad.
1 Buku Ministry of Finance Building, The White House of Weltevreden – karangan Pusat Dokumentasi Arsitektur.

Novel Elle Elanor yang dibagikan kepada pemenang telah dilengkapi dengan tandatangan penulisnya.

30 Pengirim naskah pertama mendapatkan souvenir menarik dari Arsitektur Indis dan pin Komunitas Historia Indonesia (KHI).

Ketentuan Lomba
Lomba terbuka untuk umum, perseorangan bukan kelompok.
Karya harus asli penulis atau pengarang, bukan terjemahan, saduran, plagiat atau jiplakan.
Penjiplakan atas karya orang lain tidak dibenarkan dan panitia berhak membatalkan keikutsertaannya.
Karya belum pernah dipublikasikan di media massa manapun, baik secara keseluruhan ataupun sebagian dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain.
Karya tidak menyinggung hal yang bertema SARA dan pornografi.
Karya boleh berdasarkan pengalaman nyata atau fiksi.

Tema karya bebas asal mengambil latar belakang tempo doeloe.
Tema yang dapat diangkat dalam lomba kepenulisan ini antara lain:
1. Aktivitas masyarakat di bangunan lama atau kawasan lama
2. Kisah pelestarian bangunan lama
3. Kehidupan atau kebiasaan tempo doeloe
4. Cerita perjalanan di kawasan tempo doeloe

Naskah menggunakan Bahasa Indonesia ditulis sesuai dengan EYD.
Naskah diketik dengan komputer dalam kertas A4, menggunakan huruf Arial 11, spasi 1,5 dengan panjang minimal 4 halaman atau 1000 karakter.

Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya.

Naskah dikirim ke admin@arsitekturindis.com LombaCerpen09@arsitekturindis.com dilengkapi dengan surat pernyataan keaslian naskah, scanning kartu tanda pengenal (KTP, SIM, Kartu Pelajar atau Paspor), biodata penulis dalam kertas terpisah (nama, alamat rumah atau kantor, alamat email, nomor telpon).

Pihak panitia akan menghubungi peserta apabila naskah telah diterima.
Naskah yang telah diterima menjadi milik panitia.

Pengumuman Pemenang
Pemenang akan dihubungi melalui email dan telepon serta akan dimuat di situs Arsitektur Indis dan situs KHI.

Keputusan juri tidak dapat diganggu-gugat.

Lomba Menulis Cerpen Tempoe Doeloe ini didukung oleh:

Tim Juri
Tanti Johana, owner Arsitektur Indis (wafat 19 Juli 2009), digantikan oleh Windy Rachmawati, Arsitek
Zeventina Octaviani, novelist
Asep Kambali, pendiri Komunitas Historia Indonesia